Menciptakan Tempat Kerja yang Lebih Baik (2)

 

Pengusaha dan karyawan harus bekerja sama untuk menghasilkan kerja yang efisien dan produktif. Kedengarannya begitu sederhana, karena memang begitulah seharusnya. Tapi, hubungan harmonis yang ideal seperti itu bukanlah sesuatu yang otomatis, melainkan harus diupayakan. Berikut tips bagi pihak karyawan untuk membantu menciptakan tempat kerja yang lebih baik.

1. Meminta feedback dan klarifikasi.

Jika Anda merasa tidak yakin apakah Anda telah mengerjakan dengan baik suatu proyek, jangan biarkan kegelisahan memperburuk tingkah laku Anda. Jadikan itu sebagai dorongan untuk proaktif meminta feedback untuk memastikan Anda menentukan langkah selanjutnya. Para manajer biasanya sibuk dan tidak menyadari mereka telah lupa menilai pekerjaan Anda. Dengan kata lain, mereka tidak selalu mengambil inisiatif dalam memberi Andafeedback. Usahakan tetap menjaga jalur komunikasi.

2. Waspadai yang sedang terjadi.

Jika perusahaan tampak sedang membuat sejumlah perubahan besar yang kemungkinan tidak melibatkan Anda, jangan diam berpangku tangan. Ketahui betul situasinya dan buatlah keputusan, apakah Anda akan menunggu atau mencari posisi baru. Restrukturisasi mungkin memang suatu keharusan, tapi tidak harus menjadi mesin yang menentukan takdir Anda di tempat kerja.

3. Selalu membuat bos senang, ketika Anda bisa.

Tak ada yang suka dengan penjilat, tapi ada cara untuk senantiasa membuat supervisor Anda senang, yang harus dipelajari dan dipraktekkan untuk mendapatkan kepuasan dalam karir dan pekerjaan. Menjadi pribadi yang menyenangkan, suka menolong dan mudah bekerja sama sangat membantu Anda di tempat kerja. Ada saat tertentu ketika bos tidak senang atau marah. Jika Anda tidak bisa bertoleransi dengan situasi buruk semacam itu, Anda akan menemui kesulitan.

4. Memanfaatkan momen evaluasi.

Evaluasi pada dasarnya merupakan sesi temu-langsung dengan supervisor berkaitan dengan kinerja terbaru Anda. Jika review yang Anda terima berisi komentar-komentar negatif yang membuat Anda merasa bersalah, jadikanlah petunjuk untuk memperbaiki diri sehingga review berikutnya lebih positif. Jika Anda tidak setuju (dengan penilaian itu), ungkapkan dengan baik. Atau, karena evaluasi datang setahun sekali, mengapa tidak membuat langkah antisipasi?

5. Percayai insting Anda

Sebagian orang memiliki insting-insting yang baik, tapi kadang-kadang orang menolak insting mereka sendiri –biasanya karena kenyataan yang sulit diterima. Jika Anda merasakan keraguan pada pekerjaan, Anda bisa meninggalkannya, atau mengambil langkah-langkah yang sesuai untuk menemukan pekerjaan lain. Lebih baik keluar (dari pekerjaan) atas kemauan sendiri daripada ada sesuatu yang memaksa Anda melakukannya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: