vitamin kehidupan

Berfikir Positif saja tidak cukup. Keadilan sering tidak terjadi di dunia ini. Ketika air susu dibalas air tuba. Ketika pagar makan tanaman. Ketika anda tertipu oleh orang dekat anda. Ketika saudara anda berkhianat. Ketika janji tak ditepati. Ketika uang kita dibawa kabur. Ketika anda dijebak masuk penjara. Apa respon anda? Itulah kenyataan yang sering dan akan kita hadapi, apalagi di dunia pengusaha. ?Berfikir Positif? bahwa semua itu tidak akan terjadi adalah mustahil, malah menambah sakit hati jika suatu saat terjadi. Sedia payung sebelum hujan, sedia obat sebelum sakit. Karena memang itu kenyataan hidup. Untungnya masih ada keadilan di akhirat.

Masih teringat dengan jelas, percakapan saya dan Mr. Lim di Steak House. Dia menanyakan segala hal tentang bisnis yang akan saya jalankan. Sampai saat dia menanyakan dengan tegas dan berulang-ulang, ?Kalau orang-orang yang berjanji membantu kamu ternyata ingkar, Bagaimana?? Saya jawab, ?Tidak mungkin?. Dia bertanya lagi, ?Jangan bilang tidak mungkin, kalau hal itu terjadi, bagaimana? Are you ready or not?? Saya terdiam sejenak dan menjawab, ?I?m ready?. Kemudian dia berpesan ?Jaya, You are the Foundation of your business, don?t depend on someone 100%, don?t trust anyone 100%?. Apa yang dia katakan menjadi kenyataan. Apa yang ?dijanjikan? tidak ditepati dan saya harus ?membayar harganya?.

Tapi untung saya tidak sendirian. Ternyata semua orang sukses yang saya temui, mengalami hal yang serupa berulang-ulang. Bahkan Aa Gym pun pernah tertipu oleh seorang yang berbaju gamis, peci putih. Dengan penampilan yang meyakinkan, orang tersebut menipu MQ Elektronik sebesar 125 juta.

Kekuatan Memaafkan
Banyak orang ?lembek? menjadi trauma dan menyebutnya ?pil pahit? dengan kejadian-kejadian seperti itu. Tapi saya lebih senang menyebutnya ?VITAMIN? kehidupan. Tentu saja tak boleh over dosis. Kembali ke respon, apa yang seharusnya kita lakukan? Pertama, MINTA MAAF ke orang yang menyakiti kita. Saya tidak salah ketik, sekali lagi ?MINTA MAAF? ke orang yang menyakiti kita. Apalagi jika kita yang salah, harus secepatnya. Saya tidak akan menjelaskan tentang hal ini, tapi saya tantang anda untuk mencoba. Datangi dan minta maaf, maka anda akan merasakan suatu ?energy? yang luar biasa merasuk ke dalam jiwa anda. Sekali lagi tidak cukup dalam hati, tapi ?datangi? & lakukan.

Kedua, seperti orang yang habis terpeleset, jangan cepat-cepat pergi, ngepel dulu dong! Artinya ambil hikmahnya, pasti ada! Jangan cuman menyalahkan kondisi atau orang lain, bertanggung jawablah terhadap segala hal yang terjadi. Mungkin anda kurang hati-hati. Tidak hanya berbisnis dengan hati, tapi juga dengan hati-hati. Ketiga, buat alat anti salah atau istilah jepangnya ?POKAYOKE?. Cari penyebab utamanya secara obyektif dan buat (kontrol)sistem agar tak terulang lagi. Terakhir, selalu waspada bukan curiga.

POWER adalah saat anda bisa memukul, tapi anda tidak melakukan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: