ide bisnis

QUICK WASH

Bisnis cuci mobil adalah bisnis dengan populasi seperti jamur, dimana-mana ada aja tempat cuci mobil. Meskipun begitu, saya merasa psikologi menunggu mobil saya dicuci, bukanlah saat yang
menyenangkan. Terlebih lagi jika ruang tunggunya tak ber-AC dan dengan bangku ala kadarnya. Jika antrian pencuci mobil tidak ada, paling cepat 30 menit baru kelar. Bagi sebagian orang, mungkin menunggu bukanlah masalah, tapi cukup bermasalah bagi saya. Sempat saya mendapat solusinya, yaitu mencari tempat cuci mobil di area mall. Dengan demikian, sambil mobil saya dicuci, mata saya juga dicuci. Namun itupun tak bertahan lama, jika sebulan sekali kita mencuci mobil di mall
tersebut, bukanlah masalah. Masalahnya, iklim Batam yang tak jelas hujan dan terangnya, ditambah dengan debu yang nyaris tak pernah terlewatkan, membuat mobil saya ‘terpaksa’ harus dicuci minimal 5 hari sekali, capek deh cuci matanya. Malu juga rasanya bertemu dengan client sementara mobil kita ‘dekil’. Trus apa solusinya donk?

Car-wash untuk yang sibuk

Beberapa tahun yang lalu, saat-saat masih bujangan, saya sering meluangkan waktu untuk memancing ikan. Salah satu spot yang saya
sukai adalah di kawasan Johor Bahru (JB), tepatnya sebuah kelong (rumah terapung di tengah laut) di dekat Pulau Cebu. Namun kali ini bukan mengenai mancingnya yang akan saya ceritakan, tapi perjalanan pulang
dari JB ke arah Singapore. Dengan mengendarai mobil pribadi kawan saya, kita selalu singgah di perbatasan JB, di sebuah SPBU, untuk mengisi bahan bakar dan …. mencuci mobil! Yes, mencuci mobil! Pengisian bahan
bakar jelas alasannya, karena bahan bakar di Singapore relatif lebih mahal dibanding di Malaysia. Bagaimana dengan pencucian mobilnya? Selain
tetap lebih murah, dibanding car wash di Singapore, waktu yang
dibutuhkan untuk mencuci sangatlah cepat. Hanya 8 menit saja, mobil kita sudah ‘bebas dekil’. Jangan dipikir mereka menggunakan mesin otomatis,
tapi tenaga manual manusia.

Prosesnya seperti ini, kita tetap duduk mengendarai mobil perlahan. Step pertama, kita harus berhenti sekitar 2 menit untuk disemprot (mobil kita, bukannya kita) dengan air bersih. Step kedua,
mobil kita kendarai maju sekitar 5 meter kedepan untuk disemprot cairan pembersih dan digosok-gosok untuk menhilangkan kotoran yang menempel di mobil. Waktunya juga kurang lebih 2 menit, dikerjakan oleh 2 orang. Step
ketiga, 2 menit pembilasan kembali dari busa sampo pembersih. Step terakhir, mereka mengelap mobil kita, sambil mem-vaccum bagian dalam mobil. Untuk itu, kita haruslah turun dari mobil. Namun jangan takut
menunggu bosan, karena disamping waktunya yang relatif singkat, yaitu 2 menit juga, tersedia mini market untuk menyeruput minuman dingin pelepas dahaga.

Bukankah konsep ini hadir dari keluhan para pencuci mobil
seperti saya? Dimana jasa cuci mobil yang ada berlomba bersih-bersihan, kita bisa aja buat yang tercepat. Biayapun bisa dipangkas, sehingga menurunkan harga jasanya. Misal jasa cuci mobil di pasaran 15 ribu rupiah sekali cuci (body aja). Dengan kecepatan cuci yang express,
labour costnya bisa ditekan, karena kapasitas cucinya bisa lebih banyak. Cukup 10 ribu untuk 10 menit! Apalagi ditambah: Cuci 5 kali, gratis 1!

Bagaimana masalah kualitas cuciannya. Anggap aja tidak sebersih yang lain, toh 3 hari lagi juga udah dekil karena debu. Siapa tertarik merealisasikan ide ini? Lokasinya bisa di SPBU, Mall ataupun lapangan parkir kosong yang banyak dilewati kendaraan. Modalnya cukup vacuum cleaner aja kok, selain sampo dan lap cuci. Siapa duluan?

When there is difficulty, there is opportunity

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: