GULA dan bahaya-nya

Gula dan bahayanya
Apakah sebenarnya gula?
Gula adalah makanan tanpa khasiat yang paling banyak dimakan
Gula cuma menambah kalori dan akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh. Ia tidak
langsung berzat malah akan menyingkirkan zat yang sedia ada dalam tubuh. Gula juga
adalah penyebab utama kegemukkan!

Adakah badan kita perlukan gula?
Tidak perlu langsung! Ini kerana tubuh kita akan menukarkan banyak sumber makanan yang
lain kepada glukosa apabila badan perlukan tenaga.

Apakah kesan jika ambil gula berlebihan?
1. Melemahkan sistem imunisasi (melawan penyakit)
2. Menganggu imbangan galian dalam tubuh
3. Menyebabkan kanak-kanak menjadi hiperaktif, gelisah dan nakal.
4. Menyebabkan kanak-kanak rasa mengantuk dan mengurangkan kecergasan
5. Menjejaskan pencapaian kanak-kanak dalam pelajaran
6. Meningkatkan paras trigliserid
7. Melemahkan daya tahan tubuh terhadap jangkitan bakteria
8. Merosakkan buah pinggang
9. Mengurangkan kolesterol yang baik (HDLs)
10. Mengalakkan pertumbuhan kolesterol bahaya (LDLs)
11. Mengurangkan kromium dalam badan
12. Mengurangkan kuprum dalam badan
13. Menganggu serapan kalsium dan magnesium oleh sistem badan
14. Menyebabkan kanser payu dara, kanser ovari, kanser prostat dan kanser dubur
15. Menyebabkan kanser kolon (usus besar) dan wanita amat berisiko tinggi
16. Faktor kepada kanser pundi hempedu
17. Meningkatkan pasar glukosa dalam darah dengan cepat
18, Melemahkan penglihatan
19. Meningkatkan paras serotonin yang menyempitkan pembuluh darah
20. Penyebab hipoglisemia
21. Penyebab perut berasid
22. Meningkatkan paras adrenalin dikalangan kanak-kanak
23. Meningkatkan risiko penyakit jantung koronari
24. Mempercepat proses penuaan, kulit berkedut, uban pada rambut
25. Membawa kepada ketagihan alkohol
26. Merosakkan gigi
27. Penyumbang utama kegemukkan
28. Meningkatkan risiko penyakit Crohn dan kolitis berulser
29. Penyebab bengkak saluran usus dikalangan pesakit gastrik
30. Penyebab artritis
31. Penyebab lelah
32. Pembentukan batu dalam ginjal
33. Penyebab jangkitan yis atau kandidiasis
34. Penyebab pembentukan batu karang hempedu
35. Penyebab sakit jantung iskemik
36. Penyebab sakit apendiks
37. Meransang tanda-tanda multiple sclerosis
38. Penyebab pendarahan
39. Penyebab Vena Varikos
40. Meningkatkan tindak balas glukosa dan insulin kepada pengamal pil cegah hamil
41. Penyebab sakit gusi
42. Penyumbang kepada Osteoporosis
43. Penyebab air liur menjadi berasid
44. Penyebab kemerosotan sensitiviti Insulin
45. Penyebab kemerosotan toleransi Glukosa
46. Mengurangkan hormon tumbesaran
47. Meningkatkan kolesterol dalam badan
48. Meningkatkan tekanan darah sistolik
49. Menyebabkan struktur protein bertukar hingga menganggu serapan protein oleh tubuh
50. Penyebab alergi terhadap makanan
51. Penyumbang kepada sakit kencing manis
52. Penyebab keracunan darah semasa hamil
53. Penyebab ekzema kepada kanak-kanak
54. Penyebab penyakit kardiovaskular
55. Melemahkan struktur DNA
56. Penyebab Katarak
57. Penyebab Emfisema
58. Penyebab arteriosclerosis
59. Penyebab pembentukan radikal bebas dalam aliran darah
60. Merendahkan kemampuan enzim
61. Penyebab kehilangan keanjalan tisu serta fungsinya
62. Penyebab sel hati terbahagi dan ini akan meningkatkan saiz hati
63. Meningkatkan lemak dalam Hati
64. Membesarkan saiz buah pinggang
65. Memberikan tekanan tinggi kepada pankreas dan akan merosakkannya
66. Meningkatkan retensi cecair dalam badan
67. Penyebab sembelit
68. Penyebab rabun jauh
69. Penyebab lapisan rerambut
70. Penyebab hipertensi
71. Penyebab sakit kepala
72. Menganggu kemampuan berfikir
73. Penyebab kemurungan
74. Meningkatkan tindak balas insulin
75. Penyebab penapaian bakteria dalam usus
76. Penyebab ketidak seimbangan hormon
77. Meningkatkan risiko darah beku dalam badan
78. Meningkatkan risiko sakit Alzheimer

Jenis-jenis gula dan berbagai produk terkait

Kata-kata yang dicetak miring dapat ditemukan pengertiannya di bagian lain di daftar ini.

  • Brix (derajat): suatu pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah gula dalam sebuah larutan, berdasarkan pada pembiasan cahaya. Terutama digunakan dalam industri minuman ringan dan minuman buah.
  • Dekstrosa : Istilah bahasa Inggris untuk glukosa.
  • Fruktosa (padanan kata levulosa, gula buah): gula yang agak manis (1,7 kali lebih manis dari gula biasa) umumnya didapat dari buah-buahan dan madu.
  • Galaktosa: suatu gula yang tidak umum dijumpai dalam makanan, kecuali sebagai bagian dari jenis gula yang lain, seperti laktosa (gula susu) dan raffinosa (gula dalam kacang-kacangan). Seringkali merupakan bagian dari komponen dinding sel tanaman.
  • Glukosa (padanan kata dekstrosa): gula yang terdapat pada berbagai tanaman, juga dalam darah. Sumber energi yang utama bagi tubuh. Kurang manis dibandingkan sakarosa.
  • Gula: umumnya digunakan sebagai padanan kata untuk sakarosa. Secara kimiawi gula identik dengan karbohidrat.
  • Gula anggur : padanan kata dari glukosa.
  • Gula Barbados gula tebu yang berwarna coklat.
  • Gula Barley : bukan termasuk gula, melainkan permen Amerika yang keras dan memiliki citarasa jeruk lemon, terbuat dari cairan barley dengan penambahan gula.

  • Gula batu : tidak semanis gula granulasi biasa, gula batu diperoleh dari kristal bening berukuran besar berwarna putih atau kuning kecoklatan. Kristal bening dan putih dibuat dari larutan gula jenuh yang mengalami kristalisasi secara lambat. Gula batu putih memiliki rekahan-rekahan kecil yang memantulkan cahaya. Kristal berwarna kuning kecoklatan mengandung berbagai karamel. Gula ini kurang manis karena adanya air dalam kristal.

  • Gula Bit : gula kristal putih (sakarosa) yang diperoleh dari tanaman bit.
  • Gula bubuk Gula granulasi (gula pasir) bubuk, juga dikenal sebagai gula ‘confectionary’. Gula ini didapat dari penghancuran secara mekanis sehingga tidak ada cristal-kristal yang tertinggal. Terkadang gula ini dicampur dengan sedikit pati atau bahan anti kempal untuk mencegah penggumpalan.
  • Gula Castor : Gula castor atau caster adalah nama dari gula pasir yang sangat halus, terdapat di Britania. Dinamai demikian karena ukuran butirannya sangat kecil sehingga dapat ditaburkan dari wadah berlubang-lubang kecil. Karena kehalusannya, gula ini lebih cepat larut dibandingkan gula putih pada umumnya, dan oleh karenanya gula ini secara khusus bermanfaat dalam pembuatan ‘meringues’ dan cairan dingin. Gula ini tidaklah sehalus gula bubuk yang dihaluskan secara mekanis (dan biasanya dicampur dengan sedikit pati untuk menghindari penggumpalan).

  • Gula Coklat : gula yang ditambah dengan sedikit molase (tetes) untuk memberikan citarasa dan warna.

  • Gula Dekorasi : lihat gula sdaning.
  • Gula Gelatin (padanan kata gula gel, gula selai/ jam): campuran dari gula granulasi dan pektin. Digunakan dalam pembuatan selai dan ‘marmelade’.

  • Gula Granulasi (Gula pasir) : Kristal-kristal gula berukuran kecil yang pada umumnya dijumpai dan digunakan di rumah (gula pasir).

  • Gula inversi : Gula inversi dibuat dengan menggabungkan sirup gula dengan sedikit asam (seperti pada krim tartar atau jus lemon) dan pemanasan. Proses ini mengubah, atau memecah, sakarosa menjadi dua komponen, glukosa dan fruktosa, sehingga menurunkan ukuran kristal-kristal gula. Karena struktur kristalnya yang halus, gula inversi menghasilkan produk yang lebih halus dan digunakan dalam pembuatan berbagai jenis permen seperti fondant, dan berbagai sirup. Proses pembuatan jam dan selai secara otomatis menghasilkan gula inversi dengan menggabungkan asam alami dalam buah dengan gula granulasi dan memanaskan campuran tersebut.
  • Gula Jagung: glukosa yang diperoleh dari jagung.
  • Gula Jawa : gula yang mengalami pemurnian sebagian, berasal dari Indonesia. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).
  • Gula kristal: gula bit atau tebu berbentuk granulasi seperti gula pada umumnya, lihat sakarosa. Dijual dalam bentuk gula butiran/pasir atau dicetak dalam bentuk gula kubus.

  • Gula Malt: lihat maltosa.
  • Gula meja: gula tebu atau gula bit butiran pada umumnya, lihat sakarosa.
  • Gula Muscovado gula coklat gelap.
  • Gula mutiara (Pearl sugar) : lihat gula sdaning.
  • Gula Palma (kelapa/ kurma) : gula yang didapatkan dari palma ataupun kurma.Terutama mengandung sakarosa.
  • Gula sangat halus: suatu jenis gula di USA. Merupakan gula granulasi yang sangat halus, lihat gula Castor.
  • Gula Sdaning: Gula Sdaning merupakan gula kasar atau gula dekorasi. Kristalnya berukuran 4 kali lipat lebih besar dari gula granulasi pada umumnya. Digunakan untuk menghias makanan-makanan yang dipanggang dengan oven .

  • Gula Spun (Spun sugar) : gula lembut hasil dari pendidihan gula sehingga dapat dibentuk dan digunakan untuk dekorasi berbagai hidangan penutup. Pembuatan gula spun diawali dengan pemasakan gula, air dan krim tartar hingga menjadi keras tapi tetap mudah dibentuk. Kemudian dapat dibentuk seperti gumpalan helaian benang dengan menggunakan garpu pengocok dan dioleskan ke permukaan kue untuk dekorasi

  • Gula susu: lihat laktosa.
  • Gula Tebu : gula kristal putih (sakarosa) yang diperoleh dari tanaman tebu. Terkadang dijual dalam bentuk gula coklat (brown sugar) di Eropa.
  • Gula Vanila : gula beraroma dan citarasa harum yang khas dibuat dengan cara memendam biji-biji vanilla dalam gula pasir; biasanya dengan takaran dua biji vanila untuk setiap satu pound gula. Campuran tersebut disimpan dalam wadah kedap udara selama sekitar satu minggu sebelum biji-biji vanila tadi dipisahkan kembali. Hasilnya berupa gula dengan rasa dan aroma yang harum yang dapat digunakan untuk bahan baku ataupun penghias ‘baked goods’, buah dan hidangan penutup lainnya. Biji-biji vanila dapat digunakan kembali sampai dengan dengan 6 bulan. Gula Vanilla dapat juga dibuat dari ekstrak vanillin (vanili) murni. Citarasanya sama kuatnya dengan vanilla tetapi tetap dapat dibedakan. Gula ini dinamai gula-vanillin.
  • Gur (padanan kata jaggery): gula yang mengalami pemurnia n sebagian, berasal dari India. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).
  • HFCS : High Fruktose Corn Syrup (Gula Jagung Kaya Fruktosa). Suatu sirup yang didapatkan dari pati jagung. Mula-mula pati dipecah menjadi glukosa secara enzimatis, kemudian glukosa ini diubah lagi secara enzimatis menjadi fruktosa yang memiliki rasa lebih manis. Digunakan sebagai pemanis kadar tinggi.
  • Icing (Icing sugar) : gula bubuk yang digunakan sebagai krim gula (gula pelapis) pada cake.

  • Jaggery (padanan kata gur): gula yang mengalami pemurnian sebagian, berasal dari India. Terbuat dari tebu ataupun palm (kelapa).

  • Karamel : berbagai produk yang diperoleh dari hasil pemanasan gula. Senyawa-senyawa ini berwarna coklat hingga hitam dan menghasilkan aroma khas. Digunakan sebagai pewarna makanan dan aroma rasa.
  • Laktosa: gula yang terdapat pada susu, suatu kombinasi dari galaktosa dan glukosa.
  • Levulosa : padanan kata untuk fruktosa
  • Madu : merupakan larutan 80% gula dalam air. Gula utama yang ada dalam madu adalah fruktosaglukosa dan sakarosa.

  • Maltosa (padanan kata gula malt) : gula yang terdapat pada malt dan bir.
  • Sirup Mapel sirup yang didapatkan dari pohon mapel yang terdapat di America Utara. Sirup ini merupakan larutan 70% sakarosadan glukosa dalam air. Penyusun utamanya adalah sakarosa.

  • Melis : jenis gula meja pada umumnya, yang agak halus. Dari kawasan Skandinavia.
  • Molase : Produk samping dari pembuatan gula, berwarna coklat. Terutama tersusun dari berbagai karamel dan mineral. Dipakai dalam pembuatan gula coklat (brown sugar).

  • Oligosakarida : karbohidrat rantai pendek yang didapatkan dari polisakarida berukuran besar atau dengan proses enzimatis. Banyak terdapat dalam tanaman (kacang-kacangan, bawang) atau susu. Rasanya tidak manis atau sedikit manis. Digunakan sebagai prebiotik, bukan untuk pemanis produk.
  • Panela: lihat piloncillo
  • Panocha: lihat piloncillo
  • Pemanis: senyawa pemanis bukan karbohidrat. Kebanyakan merupakan pemanis buatan tetapi beberapa di antaranya adalah pemanis alami. Tingkat kemanisan pemanis berkisar dari 0,8 kali manisnya gula (seperti misalnya sorbitol) hingga 2000 kali (protein thaumatin).
  • Piloncillo (padanan kata panela, panocha): gula tebu dari Mexico yang mengalami pemurnian sebagian. Gula ini dicetak dalam bentuk kerucut; namanya berarti menara kerucut kecil .

  • Sakarosa (padanan kata sukrosa, gula meja, gula kristal): nama kimia resmi dari jenis utama gula dan gula ini terutama digunakan dalam berbagai produk maupun di rumah tangga.
  • Sirup : suatu larutan yang sangat kental berupa gula dalam air. Kandungan gula berkisar 50-80%.
  • Sukrosa : Istilah bahasa Inggris untuk sakarosa.

Gambar-gambar dari :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: