Lagu legenda

SIM SIM TERIMA KASIM
Sim sim terima-rima kasim..sim, Simpak daon rambutan.. tan
Tanduk uler mati.. ti, Tikus maen di loteng.. teng
Tengok ayam betelor.. lor, Lori jalannye maju.. ju
Jual minyak wangi.. ngi, Ngitung duit seperak.. rak
Rakus makanan sampi.. pi, Pitak pala si Ole.. le
Lenong maen di kampung.. pung, Pungut anak perawan.. wan
Wandi jago gendang.. dang, Dangdut.. dangdut.. dangdut

WAK WAK GUNG
Wak wak gung nasinye nasi jagung,
Lalap nye lalap utan sarang gaok pu-un jagung .. gang ging gung..
Pit alaipit kuda lari kejepit kong sipit, Tam tam buku seleret daon delima,
Patah lembing patah paku tarik belimbing tangkep satu..
kosong..kosong. .kosong..
(Kembali ke atas sampai tangkep satu.. isi..isi..isi)

CUBLAK SUWENG
Blak-cublak suweng, Suwenge madu lempe
Buk Tata Buk Titi, Keluar kayu jati

Po’ Eram po’ Eram, Kang Sideng mau kawin
Potong kerbo tinggi, Potong kerbo pendek
Ganjelannye jenggal jenggol
Tom… tom.. to’

Ta’ kerutu’ pegang batu, Sarang satu di depan pintu

BALONKU
Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya
Hijau kuning kelabu, merah muda dan biru
Meletus balon hijau, hatiku sangat kacau
Balonku tinggal empat, kupegang erat-erat

LIHAT KEBUNKU
Lihat kebunku penuh dengan bunga
Ada yang putih dan ada yang merah
Setiap hari kusiram semua
Mawar melati semuanya indah

Bapak megang tongkat, ibu megang sapu
Bapak naek pangkat ibu jadi guru

KULIHAT AWAN
Kulihat awan seputih kapas, Arak berarak di langit luas
Andai ku dapat kesana terbang, Akan kuraih kubawa pulang

KAPAL API
Lihatlah sebuah titik jauh di tengah laut
Makin lama makin jelas bentuk rupanya
Itulah kapal api yang sedang berlayar
Asapnya yang putih mengepul di udara

DAKOCAN
Kulihat ada boneka baru, Dari karet amat lucu
Dakocan namanya bukan Sarinah
Sayang sayang mahal harganya 2x

DESAKU
Desaku yang kucinta, pujaan hatiku
Tempat ayah dan bunda, dan handai taulanku
Tak mudah kulupakan, Tak mudah bercerai
Selalu ku rindukan, desaku yang permai

SOLERAM
Soleram soleram, Soleram anak yang manis
Anak manis janganlah dicium sayang
Kalau dicium merahlah pipinya

Satu dua tiga dan ampat, Lima anam tujuh delapan
Kalau tuan dapat kawan baru sayang
Kawan lama ditinggalkan jangan

KEMARAU (Penyanyi : Sari Yok Koeswoyo)
Awan putih berlalu, Diatas langit biru
Kemarau waktu kini, Berdebu dan panas sekali
Keringat bercucuran, Dahaga tak tertahan
Aku ingin segera mandi, Dan bermain di kali
Mari beramai-ramai, Bersama kita mandi
Airnya sejuk bersih, Mengalir deras berbuih

SATU SATU
Satu satu aku sayang ibu, Dua dua juga sayang ayah
Tiga tiga sayang adik kakak, Satu dua tiga, sayang semuanya

BURUNG KAKAK TUA
Burung kakak tua, hinggap di jendela
Nenek sudah tua, giginya tinggal dua
Tek dung.. tek dung.. tekdung lalala 3x
Burung kakak tua

NAIK DELMAN
Pada hari minggu ku turut ayah ke kota
Naik delman istimewa ku duduk di muka
Ku duduk samping pak kusir yang sedang bekerja
Mengendali kuda supaya baik jalannya hei
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk
Tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk tik tak tik tuk suara sepatu kuda

BURUNG GELATIK
Burung gelatik hinggap di jendela, aduh kasihan aduh kasihan
Tak bisa terbang sayapnya luka, aduh kasihan aduh kasihan
Mari kutolong kasih obat, lekas jadi baik kembali sehat

AKU ANAK DESA
Aku anak desa, mengembara di rantau orang
Kutinggalkan ayah bunda, bersama sanak saudara
Siang malam kuberjalan, dari pagi hingga petang
Bila malam tlah mendatang, ku tidur di padang lalang..

Pengalamanku sangat penuh suka dan duka,
Namun kuhadapi dengan senyuman di hati
Siang malam ku berjalan, dari padi hingga petang
Bila malam tlah mendatang kutidur di padang lalang..

MEMANDANG ALAM
Memandang alam dari atas bukit,
Sejauh pandang kulepaskan
Sungai nampak berliku sawah hijau terbentang
Bagai permadani di kaki langit
Gunung menjulang, berpayung awan,
Oh.. indah pemandangan

PUTIH PUTIH MELATI
Putih-putih melati ali baba.., Merah-merah delima pinokio..
Siapa yang baik hati cinderella.. , Tentu disayang mama
Mamaku Lady Diana, papaku pangeran Charles
Nenekku Elizabeth, kakekku enggak tauk
Anjingku yang cerdik Boomer, supirku yang ganteng B.J.
B.J. , B.J. and the bear, diye.. diye.. monyetnye..

KASIH IBU
Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa,
Hanya memberi tak harap kembali,
Bagai sang surya menerangi dunia

PELANGI
Pelangi pelangi alangkah indahmu,
Merah kuning hijau di langit yang biru,
Pelukismu agung siapa gerangan,
Pelangi pelangi ciptaan Tuhan

BINTANG KECIL
Bintang kecil di langit yang tinggi,
Amat banyak menghias angkasa,
Aku ingin terbang dan menari,
Jauh tinggi ke tempat kau berada

KUKURUYUK
Kukukuruyuk begitulah bunyinya,
Kakinya bertanduk hewan apa namanya,

Potong potong roti dioleskan mentega,
Jepang sudah mati Indonesia merdeka,

DUA MATA SAYA
Dua mata saya hidung saya satu,
Dua kaki saya pakai sepatu baru,

Dua tangan saya yang kiri dan kanan,
Satu mulut saya tidak berhenti makan

NAIK NAIK KE PUNCAK GUNUNG
Naik nik Kepuncak Gunung,
Tinggi tinggi sekali,
Kiri kanan kulihat saja,
Banyak pohon cemara

AMBILKAN BULAN BU
Ambilkan bulan bu, ambilkan bulan bu
Yang slalu bersinar di langit
Di langit bulang benderang
Cahyanya sampai ke bintang
Ambilkan bulan bu untuk menerangi
Tidurku yang lelap di malam gelap

KUNANG KUNANG
Hai kunang-kunang kemana dikau,
Kan terbang melayang,
Kau bawa terang sinarmu pudar,
Di langit yang tinggi,

Hai kunang-kunang bawalah daku,
Terbang melayang,
Kau bawa terang sinarmu pudar,
Di langit yang tinggi

KUPU KUPU
Kupu-kupu yang lucu kemana engkau terbang,
Hilir mudik mencari bunga-bunga yang kembang,
Berayun-ayun pada tangkai yang lemah,
Tidak kah sayap mu merasa lelah

BURUNG KUTILANG
Di pucuk pohon cempaka burung kutilang berbunyi
Bersiul-siul sepanjang pagi dengan tak jemu-jemu
Mengangguk-angguk sambil berseru
Tri li li li li li li li li …

Sambil berlompat lompatan sayapnya slalu terbuka
Diangguk-anggukan kepalanya memandang langit jernih
Tandanya suka ia berseru
Tri li li li li li li li li …

ANAK AYAM
Tek kotek kotek kotek, anak ayam turun berkotek 2x
Anak ayam turun sepuluh mati satu tinggal sembilan
Anak ayam tinggal sembilan mati satu tinggal delapan
Anak ayam tinggal delapan mati satu tinggallah tujuh
Anak ayam tinggallah tujuh mati satu tinggallah enam
Anak ayam tinggallah enam mati satu tinggallah lima
Anak ayam tinggallah lima mati satu tinggallah empat
Anak ayam tinggallah empat mati satu tinggallah tiga
Anak ayam tinggallah tiga mati satu tinggallah dua
Anak ayam tinggallah dua mati satu tinggallah Satu
Anak ayam tinggallah satu mati satu tinggal induknya

BERMAIN LAYANG LAYANG
Ku ambil buluh sebatang, kupotong sama panjang
Kuraut dan kupintal dengan benang, kujadikan layang layang
Bermain bermain bermain layang layang
Bermainnya kita di tanah lapang, Hati gembira dan senang

KRING KRING ADA SEPEDA
Kring kring kring ada speda, spedaku roda tiga
Kudapat dari ayah karena rajin bekerja

Tu tu tu ada sepatu, sepatuku kulit lembu
Ku dapat dari ibu karena rajin membantu

KAKAK MIA
Kakak Mia, kakak Mia minta anak barang seorang
Kalau dapat, kalau dapat suruh ia jualan sirih
Anak yang mana akan kau pilih
Anak yang mana akan kau pilih
Ini dia yang aku pilih akan kusuruh jualan sirih
Sirih-sirih siapa beli
Sirih-sirih siapa beli

BANGUN TIDUR
Bangun tidur kuterus mandi,
Tidak lupa menggosok gigi,
Habis mandi kutolong ibu,
Membersihkan tempat tidurku

PERGI SEKOLAH
Oh ibu dan ayah selamat pagi,
Kupergi sekolah sampaikah nanti,
Selamat belajar nak penuh semangat,
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati gurumu sayangi teman,
Itulah tandanya kau murid budiman

BEBEK MANDI DI KALI
Bebek mandi di kali, pake sabun wangi
Ibu beli roti adik nakal enggak dibagi

RASA SAYANGE
Rasa sayange rasa sayang sayange
Eeee lihat dari jauh rasa sayang sayange

Mana kancil akan dikejar, Kedalam pasar cobalah cari
Masih kecil rajin belajar, Sudah besar senanglah diri

Si Amat mengaji tamat, Mengaji Qur’an di waktu fajar
Biar lambat asal selamat, Tak kan lari gunung dikejar

Kalau ada sumur di ladang, Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umurku panjang, Boleh kita berjumpa lagi

(bisa ditambahin pantun sendiri)

MAK INAM (lagu : Adi Bing Slamet)
Mak inam orangnya tua, Mak inam suka latah,
Kalau kaget tidak sengaja, Maka lantas ia berkata
Eeee copot e copot copot, Apa mak yang copot copot
Gigi mak eh gigi mak copot, Pantesan mulutnya kempot

Mak inam lucu sekali, Latahnya setiap hari,
Tiada sore maupun pagi, Kalau latah ia begini
Eeee copot e copot copot, Apa mak yang copot copot
Gigi mak eh gigi mak copot, Pantesan mukanya petot

HELI
Aku punya anjing kecil, kuberi nama heli
Dia senang bermain-main sambil berlari-lari
Heli, kemari, ayo lari lari 2x

KE SEKOLAH
Lonceng berbunyi tujuh kali,
Kawan-kawanku berlari-lari,
Yoan ingin ikut mereka,
Ke sekolah bersama-sama

Yoan sayang dengarkanlah,
Mama tak melarang,
Tahun depan baru boleh,
Kau pergi ke sekolah

CICAK DI DINDING
Cicak cicak di dinding, diam diam merayap,
Datang se ekor nyamuk hap, lalu ditangkap

KESAYANGAN
Bila kuingat lelah ayah bunda,
Bunda piara piara akan daku,
Sehingga aku besarlah
Waktu ku kecil hidupku amatlah senang,
Senang dipangku dipangku dipeluknya,
Serta dicium dicium dinamakan,
Namanya kesayangan

BURUNG HANTU
Matahari terbenam hari mulai malam
Terdengar burung hantu suaranya merdu
Kukuk.. kukuk.. kuku kuku kukuk 2x

SUKA HATI
Kalau kau suka hati tepuk tangan
Kalau kau suka hati tepuk tangan
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati tepuk tangan …

Kalau kau suka hati injak bumi
Kalau kau suka hati injak bumi
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati injak bumi …

Kalau kau suka hati kata amin … amin
Kalau kau suka hati kata amin … amin
Kalau kau suka hati ya memangnya begitu
Kalau kau suka hati kata amin … amin

DISINI SENANG DISANA SENANG
Disini senang disana senang, dimana mana hatiku senang 2x
La la la la la la la .. la la la la la la la .. la la la la la la la
La la la la .. 2x

KULIHAT IBU PERTIWI
Kulihat ibu pertiwi sedang bersusah hati
Air matanya berlinang mas intan yang terkenang
Hutan gunung sawah lautan simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara merintih dan berdo’a

NAIK KERETA API
Naik kereta api tut tut tut siapa hendak turut
Ke Bandung Surabaya, bolehlah naik dengan percuma
Ayo kawanku lekas naik keretaku tak berhenti lama

TIK TIK TIK BUNYI HUJAN
Tik tik tik bunyi hujan di atas genteng
Airnya turun tidak terkira
Cobalah tengok dahan dan ranting
Pohon dan kebun basah semua

POTONG BEBEK ANGSA
Potong bebek angsa masak di kuali
Nenek minta dansa, dansa empat kali
Sorong ke kiri sorong ke kanan
La la la la la la la la la la la la la 2x

MENANAM JAGUNG
Ayo kawan kita bersama
Menanam jagung di kebun kita
Ambil cangkulmu ambil pangkurmu
Kita bekerja tak jemu-jemu
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Menanam jagung di kebun kita

Beri pupuk supaya subur
Tanamkan benih dengan teratur
Jagungnya besar lebat buahnya
Tentu berguna bagi semua
Cangkul cangkul cangkul yang dalam
Hatiku senang hatiku riang

TOPI SAYA BUNDAR
Topi saya bundar, bundar topi saya, Kalau tidak bundar bukan topi saya

BONEKA BERUANG
Lingkaran kecil lingkaran kecil lingkaran besar
Lingkaran kecil lingkaran kecil lingkaran besar
Dikasih pisang dikasih pisang dikasih pisang
Kasih lengkungan kasih lengkungan kasih lengkungan

KODOK NGOREK
Kodok ngorek kodok ngorek ngorek di pinggir kali
Teot tek bung teot tek bung teot teot tek bung

ALAM TERHAMPAR
Alam terhampar di bumiku ini
Alangkah indah berseri
Lembah hijau sawah yang mengembang
Semua berpadu serasi
Tuhan, Tuhan pemurah
Sadar daku padamu
Betapa agung limpah anugrahmu
Bagi bumiku tercinta

DONDONG OPO SALAK
Dondong opo salak, duku cilik cilik
Nggendong opo mundak, mlaku timek timek 2x

Adik nderek ibu, hingga meneng pasar
Ora pareng rewel ora pareng nakal
Mengko ibu mesti mendet oleh oleh
Kacang karo roti adik diparingi

GUNDUL PACUL
Gundul gundul pacul cul temberengan
Nyuwi nyuwi wakul kul sembarangan
Wakul ngelimpah seghoni dhadhi sakratan

NAMA-NAMA HARI
Senin Selasa Rabu Kamis Jum’at Sabtu Minggu itu nama-nama hari

A BE CE
A be ce de e ef ge, ha i je ka el em en o pe,
Qi er es te u ve we 2x
Ex ye zet oke.. saya sudah bisa A BE CE

INDUNG INDUNG
Dung indung kepala lindung hujan di udik disini mendung
Anak siapa pakai kerudung mata melirik kaki kesandung

La hawla wa laa quwwata mata melihat seperti buta
Tiada daya tiada upaya melaikan Tuhan Yang Maha Esa

Duduk goyang di kursi goyang beduk subuh hampir siang
Bangunkan ibu suruh sembahyang jadilah anak yang disayang

TUKANG KAYU
Katakan padaku hai tukang kayu
Bagaimana caranya menebang kayu
Lihat-lihat anakku beginilah caranya menebang kayu

SATU, DUA, TIGA, EMPAT
Satu dua tiga empat, lima enam tuju lapan
Siapa pergi kesekolah cari ilmu sampai dapat
Sungguh senang amat senang
Bangun pagi-pagi sungguh senang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: